21.2.23

Surat Papa/Opa untuk Anak dan Cucuku: Langkah di Usia Akhir


Bukan surat perpisahan, hanya catatan kecil dari orang tua yang mencintaimu.

Anak-anakku dan Cucu Jasmine tersayang,

Jika kelak kamu membaca surat ini, usia Papa/Opa sudah pasti di atas 60 tahun, dan mungkin Papa/Opa sudah tidak ada di sisimu.

Papa/Opa lahir 21 Februari 1963. Surat ini ditulis di usia yang sudah lewat 60 tahun.

Surat ini Papa/Opa tulis bukan untuk membuatmu sedih, melainkan agar kamu tahu langkah yang Papa/Opa pilih di usia akhir ini.

Papa/Opa sadar hidup semakin dekat pada garis akhir. Karena itu, Papa/Opa ingin sisa waktu ini tidak berlalu sia-sia.

Papa/Opa mengarahkan aktivitas Papa/Opa untuk memberi manfaat bagi siapa pun, sebisa mungkin. Bukan untuk dipuji, bukan untuk mencari nama. Papa/Opa hanya ingin menjadi jalan kecil bagi kebaikan.

Sebagai mantan wartawan Surabaya Post, dan pernah menggeluti berbagai macam usaha seperti konsultan kehumasan dan rental K9, Papa/Opa menyimpulkan bahwa alat yang paling Papa/Opa miliki dan bisa dibagikan adalah tulisan. Maka Papa/Opa menulis hal-hal yang memotivasi orang untuk berjalan ke arah-Nya.

Tulisan-tulisan umum itu Papa/Opa wujudkan melalui weblog Rasa1Jiwa.blogspot.com; untuk masyarakat penyayang hewan melalui k9dewa.blogspot.com dan k9fit; untuk lingkungan melalui InfoMedokanAyu.blogspot.com; serta masih ada beberapa yang lain.

Semua ini sekaligus menjadi ungkapan terima kasih kepada-Nya, sebab bagaimanapun juga pengalaman positif yang berasal dari-Nya wajib disebarluaskan.

Di sana Papa/Opa menuangkan pikiran, pengalaman, dan doa. Kalau kamu ingin tahu apa yang sedang Papa/Opa pikirkan dan harapkan, kamu bisa membacanya. Tapi kamu tidak wajib. Papa/Opa tidak ingin menambah bebanmu.

Yang paling penting, Papa/Opa menitipkan doa. Papa/Opa berharap nilai kemanfaatan dari Tuhan—dari setiap kata yang mungkin menyentuh orang lain—akan kembali kepadamu. Bukan karena kamu berhak atasnya, tetapi karena Papa/Opa memohon kepada-Nya. Semoga kebaikan itu menjelma menjadi jalan yang mudah, hati yang tenang, iman yang kuat, dan orang-orang baik yang menemanimu.

Anakku, dunia memang perlu dikejar, tetapi jangan sampai kita lupa ke mana kita akan kembali. Jaga ibadahmu. Jujur dalam pekerjaan. Rendah hati. Bermanfaat bagi orang lain, sekecil apa pun. Rawat keluarga. 

Jika Papa/Opa nanti pergi, doakan Papa/Opa, maafkan salah Papa/Opa, dan jangan lupakan bahwa kita pernah saling menguatkan.

Surat ini bukan surat perpisahan. Ini hanya catatan kecil dari orang tua yang mencintaimu. 

Papa/Opa tidak bisa memberi banyak harta. Tapi Papa/Opa ingin mewariskan sesuatu yang lebih tahan lama: teladan, doa, dan tulisan yang mudah-mudahan tidak pernah mati manfaatnya.

Jika ada yang ingin kamu tanyakan, datanglah. Selama Papa/Opa masih ada, pintu Papa/Opa terbuka.

Dengan kasih sayang,

Papa/Opa

Catatan: Untuk anak-anakku, panggil Papa; untuk Cucu Jasmine, panggil Opa.